Satu bulan terakhir mungkin adalah waktu dimana
mahasiswa semester 6 banyak dipusingkan oleh KKN yang banyak dibilang
merepotkan dan menimbulkan penderitaan. Beberapa diantara teman-teman saya jauh-jauh
hari sudah mulai ancang-ancang memilih teman kelompok, tempat, dan meramaikan
forum yang mempertanyakan kapan pendaftaran KKN dibuka, sementara saya
cenderung santai dan berpikir ‘gimana nanti saja’. Walaupun, pada akhirnya
tempat KKN yang saya dapat sekarang, Desa Sukamulya Kecamatan Pagaden Kabupaten
Subang, terpilih secara acak, tanpa melakukan observasi kasar sama sekali.
Namun saya kira nyaman atau tidaknya suatu tempat bergantung kepada bagaimana
kita bisa memandang positif sebuah kondisi dan bagaimana kita mampu beradaptasi
dengan lingkungan sekitar.
Tim KKN Desa Sukamulya terdiri dari enam orang
laki-laki dan empat orang perempuan dari berbagai disiplin ilmu. Sebelumya kami
hanya berkumpul efektif dan melakukan survey sebanyak satu kali. Namun sejauh
ini kerja sama tim kami sudah solid, semua sudah lepas dan terbuka melemparkan
candaan dan tawa. Hal yang paling saya suka dari tim ini adalah mereka
menganggap KKN sebagai sebuah liburan dan pengalaman hidup baru yang tidak
perlu begitu dipusingkan.


